10 Perbedaan Pola Pikir Orang Sukses dan Orang Gagal

10 Perbedaan Pola Pikir Orang Sukses dan Orang Gagal

10 Perbedaan Pola Pikir Orang Sukses dan Orang Gagal | Proses seseorang menggapai kesuksesesan, tidak luput dari bagaimana mereka mengatur pola pikirnya, pola pikir yang nantinya akan menentukan segala tindakan yang akan dilakukan dalam melangkah kedepanya.

Hampir semua orang yang sudah sukses, ketika ditanya mengapa mereka bisa sukses?, Semua pasti akan menjawab, karena usaha keras, karena perjuangan, karena komitmen, dan berbagai macam jawaban-jawaban lainnya.

Tahukah kita, dari semua jawaban yang mereka lontarkan, menunjukan bahwa, dalam menggapai kesuksesan itu tidaklah mudah. Sukses tidak bisa digapai dalam waktu yang singkat, sukses tidak bisa diraih dengan cara yang mudah. Sukses itu membutuhkan proses yang cukup lama, hingga seseorang benar-benar matang dan siap menerima kesuksesan.

Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin sedikit sharing kepada pembaca sekalian. Apa perbedaan cara berpikir (mindset) orang yang sukses dengan orang yang gagal. Berikut adalah penjelasanya, mohon disimak dengan baik.

10 Perbedaan Pola Pikir Orang Sukses dan Orang Gagal

1. Orang Sukses Memiliki Impian, Sedangkan Orang Gagal Tidak

Kekuatan sebuah impian dapat membuat seseorang menjadi tergerak untuk maju. Impian juga dapat membuat seseorang menjadi tau akan arah dan tujuan kemana ia harus melangkah.

Orang yang sukses sudah pasti impianya besar, makanya dia berhasil menggapainya. Sedangkan orang gagal bisa jadi tidak memilki impian, wajar bila hari ini dia masih belum meraih apa-apa.

Baca Juga : Cara Menentukan Arah Tujuan Hidup

2. Orang Sukses Memiliki Goals / Target, Sedangkan Orang Gagal Tidak

Orang sukses selalu menetapkan target yang jelas. Bulan ini targetnya apa, bulan depan targetnya apa, dan seterusnya. Target-target itu akan menjadi sebuah goals kehidupan yang bisa mengantarkanya pada kesuksesan.

Orang gagal sebaliknya, ia tidak punya target, ia tidak berani membuat goals. Sehingga wajar, apabila dalam hidupanya tidak ada kemajuan yang signifikan, atau bahkan mungkin malah mengalami kemunduran.

Baca Juga : Cara Menetapkan Target Agar Tetap Konsisten Mengejarnya

3. Orang Sukses Pantang untuk Menyerah, Sedangkan Orang Gagal Mudah Menyerah

Orang sukses selalu menanamkan afirmasi positif di dalam dirinya. Ia selalu mengatakan “Saya mampu, saya pasti bisa , saya yakin saya sukses”. Afirmasi positif seperti itu yang akan terus memompa motivasinya dalam berjuang menggapai impianya.

Orang yang gagal tidaklah seperti itu, orang gagal mudah sekali menyerah. Ketika mendapat masalah, ia menganggap itu sebagai beban, padahal sejatinya masalah-masalah yang ada akan mengajarkanya banyak hal.

4. Orang Sukses Selalu Menyelesaikan Pekerjaan Tepat Waktu, Sedangkan Orang Gagal Selalu Menundanya

Orang sukses pastinya akan selalu mengerjakan semua pekerjaanya tepat waktu. Pantang bagi dia untuk menunda-nunda pekerjaan. Dia sadar kalau menunda hanya akan menghambat datangnya rezeki dari Tuhan, makanya tak heran bila setiap ada pekerjaan, dia selalu berusaha menyelesaikanya tepat waktu.

Berbeda lagi halnya dengan orang gagal. Orang gagal selalu menunda, selalu membuat berbagai alasan hanya untuk membenarkan tindakanya, membenarkan bahwa menunda itu tak masalah. Jika anda ingin menjadi sukses, tentunya anda tidak harus meniru kebiasaan buruk orang gagal ini bukan?. Anda haruslah senantiasa mengerjakan pekerjaan tepat waktu atau bahkan menyelesaikan sebelum waktunya untuk bisa menjadi sukses.

5. Orang Sukses Berteman dengan Orang yang Sukses, Sedangkan Orang Gagal Berteman dengan Orang yang Gagal

Banyak orang sukses mengatakan, lingkungan itu bisa menentukan siapa kita di masa depan. Lingkungan seolah-olah menjadi hal yang sangat penting untuk di perhatikan. Walaupun terkadang tidak semua orang mau memperhatikan itu, entah ia bergaul dengan siapapun, kadang tidak di pedulikan.

Bersikap slektif dalam memilih lingkungan itu perlu. Orang yang sukses, dia bisa sukses bukan hanya dari faktor internal saja, melainkan juga dari faktor eksternal, misalkan dengan siapa dia bergaul, dengan siapa dia berteman, dan dengan siapa dia bersahabat.

Sedangkan orang yang gagal, sebaliknya. Dia tidak pernah peduli dengan siapa dia bergaul, meski baik ataupun buruk dia tidak perduli. Walaupun dia sadar dia berada di lingkungan yang kurang baik sekali pun, dia tetap bergaul disana. Makanya tak heran bila di masa depan dia tidak sukses.

Hal ini persis seperti kata pepatah “Jika bergaul dengan penjual minyak wangi maka akan kena wanginya, dan bila bergaul dengan pandai besi maka akan kena asapnya” Seperti itulah perumpamaan bergaulnya orang sukses dan orang agagal.

6. Orang Sukses Selalu Haus Akan Ilmu, Sedangkan Orang Gagal Tidak

Orang sukses tidak akan pernah berhenti berusaha menambah ilmu dan wawasanya. Meskipun dia sudah cukup pintar, banyak pengalaman, dan banyak mempelajari hal-hal baru. Akan tetapi tetap bagi dia itu tidaklah cukup.

Dia akan selalu haus akan pengetahuan baru. Itulah yang menjadikanya sukses dan berhasil. Sedangkan orang gagal sebaliknya, dia selalu menganggap dirinya sudah pintar, dia malas belajar, alhasil dia pun menjadi orang yang gagal.

7. Orang Sukses Memandang Masalah Dari Sisi Positif, Sedangkan Orang Gagal Sebaliknya

Orang sukses senantiasa menganggap masalah yang datang sebagai pembelajaran, guru yang akan menjadikanya pribadi yang lebih baik. Orang yang sukses tidak akan menyesali datangnya sebuah masalah, ia yakin itu sengaja diberikan Tuhan kepadanya, untuk menguji seberapa tabah dia menjalani hidup.

Berbeda lagi dengan orang yang gagal, ia selalu memandang masalah dari sisi negatif. Bagi dia masalah hanya akan mendatangkan kesialan, membuat pikiran stress, membuat diri semakin mundur. Tak heran bila dia tidak bisa menyelsaikan masalahnya, dan kebanyakan dia lari dari masalah, sehingga dia pun tidak akan pernah menjadi orang yang sukses.

8. Orang Sukses Pandai Melihat Peluang Sedangkan Orang Gagal Tidak

Bagi orang sukses, setiap momen adalah peluang. Dan di dalam hidup, terdapat banyak sekali momen yang bisa memberikan peluang. Peluang-peluang itu akan dimanfaatkan sebagai jalan untuk menjadikan dirinya sukses.

Orang gagal sebaliknya, dia tidak bisa menemukan peluang disekitarnya. Dia malas untuk mencarinya, dia lebih senang untuk terdiam, hidup dalam kondisi nyamanya.

9. Orang Sukses Mencari Ilmu, Sedangkan Orang Gagal Hanya Mencari Gelar Semata

Orang sukses ketika dia sekolah, selalu beranggapan, bahwa gelar tanpa sebuah ilmu itu tidak ada gunanya. Gelar bagi orang sukses tidak terlalu penting, yang terpenting adalah ilmu. Dengan banyak ilmu dia bisa menjadi pintar dalam membangun banyak hal di dalam hidupnya, sehingga itu akan mengantarkanya pada kesuksesan.

Sedangkan orang gagal, ketika sekolah dia selalu mendewakan gelar. Dia beranggapan punya gelar tinggi bisa menjamin pekerjaanya. Padahal sejatinya tidak seperti itu. Coba kita dilihat, banyak sarjana yang bergelar tinggi tetapi tetap saja pengangguran. Mengapa bisa begitu?, sekali lagi saya tekankan, semua terjadi karena dia tidak memiliki ilmu dan tidak memiliki skill, wajar saja bila tidak mendapatkan pekerjaan.

10. Orang Sukses Suka Menolong, Sedangkan Orang Gagal Sebaliknya

Orang sukses suka membantu orang lain. Ia selalu berusaha membatu banyak orang, baik itu berupa materi maupun non materi. Karena bagi orang sukses, berbagi tidak akan membuat dia menjadi jatuh miskin, justru tidak mau berbagilah yang akan membuat dia jatuh miskin.

Orang gagal tentu sudah jelas sebaliknya, dia tidak mau berbagi, dia bersikap pelit, dia beranggapan berbagi hanya akan membuat dia miskin saja, makanya tak heran bila dia gagal. Semua karena sikap dia yang pelit, akhirnya Tuhan pun tidak melancarkan rezekinya.

Demikian artikel saya tentang 10 Perbedaan Pola Pikir Orang Sukses dan Orang Gagal. Terimakasih banyak sudah membaca artikel ini, semoga dapat memberi manfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here