Mengapa Banyak Sarjana yang Menganggur di Indonesia

Mengapa banyak sarjana yang menganggur di indonesia

Mengapa banyak sarjana yang yang menganggur di indonesia?, Mungkin ini adalah salah satu pertanyaan yang sering muncul dibenak kita. Seringkali mungkin melihat teman atau kerbat dan sahabat kita yang sudah serjana tapi pengangguran, menyebabkan kita bertanya-tanya akan hal itu. Dan disini saya akan mencoba membahasnya untuk anda.

Jumlah lulusan sarjana dari tahun ke tahun semakin membludak. Saking banyaknya jumlah sarjana menyebabkan persaingan di dunia kerja menjadi lebih ketat. Tak jarang kita temukan banyak sekali sarjana yang menganggur, tidak memiliki pekerjaan.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mencatat ada sekitar 8,8% dari total 7 juta pengangguran di Indonesia adalah mereka yang bergelar sarjana. Ini menunjukan bahwa walau sudah memiliki gelar sarjana, ternyata tidak bisa menjamin seseorang bisa mendapatkan pekerjaan.

5 Alasan Mengapa Banyak Sarjana Menganggur

Beberapa alasan yang menyebabkan banyaknya sarjana yang menganggur di indonesia adalah sebagai berikut.

1. Banyaknya Persaingan

Bila ada banyak lulusan sarjana yang pengangguran, maka ini adalah hal yang wajar. Mengapa? Coba deh dihitung, berapa jumlah orang yang berasal dari wilayah yang sama dengan anda, kemudian kuliah di tempat yang sama dengan anda, dan berapa jumlah dari mereka yang kuliah di luar dari wilayah/tempat anda.

Kita ambil contoh, ada sekitar 2000 lebih orang yang kuliah di kota anda, dan ada skitar 1000 lebih orang yang kuliah dilluar kota anda. Baik anda maupun mereka, ketika sudah lulus kuliah tentu akan sama-sama mencari pekerjaan dan mereka yang kuliah diluar akan kembali ke kota asal. Lihatlah berapa jumlah saingan anda, Sudah jelas saingan anda akan semakin besar.

2. Minimnya Sarjana Berkualitas

Sarjana jaman dulu dengan sekarang itu berbeda. Jaman dulu kalau ingin menjadi seorang sarjana tantanganya sangat bersar sekali, makanya tak heran bila jumlah sarjana pada waktu itu tidak sebanyak sekarang.

Kualitas sarjana jaman dahulu pun, sudah pasti lebih baik daripada jaman sekarang. Motivasi dan niat nya betul-betul tinggi di dasari rasa perjuangan yang tinggi. Berbeda dengan jaman sekarang, banyak orang yang sarjana hanya karena tuntutan, bukan karena dasar niat dan tekatnya sendiri, sehingga wajar apabila banyak sarjana yang tidak berkualitas.

3. Banyaknya Sarjana yang Malas

Malas bisa jadi menjadi salah satu faktor banyaknya sarjana yang pengangguran di negara ini. Malas mencari pekerjaan, sudah melamar kesini kesitu, tapi tetap saja belum dapat. Sehingga ia pun menjadi malas untuk mencari pekerjaan, ia lebih memilih untuk istirahat dan tidak mau bekerja.

4. Harapan Kerja Terlalu Tinggi

Memiliki impian yang tinggi bisa menjadi salah satu motivasi seseorang dalam mencari pekerjaan, namun disisi lain juga bisa menjadi sumber rasa pesimisnya. Bayangkan saja bila menetapkan sikap ego harus bekerja dengan pangkat jabatan yang tinggi barulah dia ingin bekerja, maka sampai kapanpun ia tidak akan mendapatkan pekerjaan. Sebab untuk bisa bekerja dengan pangkat yang tinggi itu butuh proses dan juga perjuangan.

5. Banyak Mahasiswa Salah Jurusan

Mahasiswa salah jurusan menjadi salah satu masalah yang sering dialami banyak mahasiswa di indonesia. Tidak tahu mau kuliah dimana, cita-citanya apa, kuliah karena paksaan orang tua, mengakibatkan banyak mahasiswa salah masuk jurusan, sehingga menyebabkan mereka tidak maksimal dalam belajar, dan akibatnya tidak memiliki skill dan kompetensi yang baik dibidang itu.

Kesimpulan

Dibutuhkan kerja keras yang tinggi, untuk bisa bersaing di jaman sekarang, karena yang menjadi tolak ukur kemampuan seseorang yang sebenarnya bukanlah gelar dan nilai akademis sematam, melainkan juga kemampuan hard skill dan soft skill yang dimiliki.

Demikian alasan mengapa banyak mahasiswa yang menganggur di indonesia yang dapat saya sampaikan kali ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi anda yang membacanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here