Jika Mindsetmu Masih Tetap Sama, Jangan Berharap Kamu Bisa Sukses

Diposting pada

Bagaimana cara mengolah mindset agar berubah dan bisa membawa kita kepada kesuksesan. Semua orang tentu menginginkanya, karna kebahagiaan di dunia kebanyakan orang melihatnya dari aspek kesuksesan yang di dapat.

Berikut ini saya ceritakan sebuah kisah kemudian saya ambil hikmahnya, semoga bisa menginspirasi kita semua.

Seekor gajah di tempat sirkus memiliki tubuh yang begitu besar. Pada kaki sebelah kanannya diikat oleh rantai yang tidak begitu besar. Logika kita mungkin percaya, bahwa gajah tersebut sebenarnya mampu untuk melepaskan diri, kalau hanya diikat dengan rantai yang ukuranya kecil.

Mengapa si gajah tidak berusaha melepaskan diri, mengapa dia masih saja merasa dirinya tidak bisa lepas dari ikatan rantai itu?

Jawabanya sederhana, si gajah itu sebenarnya terbelenggu oleh mindset yang tetap sama. Dari dia kecil hingga dewasa mindset nya masih tetap sama.

Dulu ketika dia masih kecil, waktu pertama kali dia diikat, dia mencoba untuk melepaskan diri namun tidak bisa. Mindset nya pada saat itu adalah mempercayai bahwa dia tidak bisa melepaskan diri dari rantai yang ada di kakinya.

Dan ketika dia sudah dewasa, mindset itu masih tetap terbawa. Sehingga dia tidak pernah mencoba untuk melepaskan diri, walaupun sebenarnya ukuran tubuhnya sudah sangat besar dan kuat.

Cerita itu bisa mirip dengan kehidupan kita, bila kita memiliki mindset yang sama. Yakni pola pikir kita tetap sama dan tidak berubah meski umur, zaman, dan kondisi kita sudah berubah.

Baca Juga : 5 Cerita Pendek Motivasi yang Akan Menginspirasi Hidup Anda

Kita yang dulunya merupakan seorang anak biasa, berasal dari kampung yang terpencil. Sangat meyakini sebuah mindset bahwa kita tidak akan pernah bisa menjadi orang besar seperti orang-orang yang ada di kota.

Bahkan orang-orang disekitar kita pun selalu menanamkan mindset itu kepada semua orang yang ada di kampung. Buktinya saja, dilingkungan kita banyak sekali orang yang kehidupanya biasa-biasa saja, bekerja seadanya dan tidak pernah memiliki mimpi.

Jika kita terbelenggu dengan mindset seperti itu, maka sampai kapan pun kita tidak akan pernah bisa menjadi siapa-siapa.

Ingatlah, generasi sudah berubah, zaman sudah berubah.!

Jika memang kakek kita, orang tua kita, tidak bisa menjadi siapa-siapa, setidaknya masih ada kita.

Kita bisa menjadi orang yang jauh melebihi apa yang diharapkan oleh mereka. Kita bisa menjadi apapun yang kita mau, asalkan mindset kita haruslah dirubah.

Dulu alat komunikasi mungkin tidak ada, atau bahkan jika pun ada pasti sangat jarang orang bisa menikmatinya.

Sekarang, coba kita lihat. Bukan hanya sarana komunikasi, sarana untuk belajar pun sudah banyak. Katakan saja Internet misalnya, kita bisa banyak belajar hal-hal baru disana. Kita bisa belajar bagaimana cara melakukan banyak hal, termasuk dalam dunia kerja seperti bisnis dan lain sebagainya.

Banyak orang bisa menjadi besar karena belajar hal-hal baru, mereka berusaha membebaskan dirinya dari belenggu mindset yang sudah usang dan tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Mereka pun bisa membuktikan bahwa untuk menjadi sukses, ternyata tidak memiliki tolak ukur. Semua orang bisa sukses, semua orang bisa berhasil, asalkan mereka mau berusaha dan mau belajar.

Sahabat !

Saat ini yang menjadi masalah ternyata bukanlah fasilitas, bukan juga soal apa yang sudah ada dan apa yang kita miliki. Melainkan niat kita untuk melawan rasa malas dalam mengolah mindset dan memanfaatkanya menjadi sesuatu yang berguna.

Demikian artikel saya tentang mengubah mindset untuk bisa meraih kesuksesan dan keberhasilan. Semoga dapat memberikan manfaat, sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *