Cara Menghadapi Orang yang Benci dengan Kita

Diposting pada

Menghadapi para pembenci – Semua orang yang hidup bersosial di bumi ini, semua pasti ada baik dan buruknya. Tentu ada orang yang suka dan ada orang yang tidak suka.

Itu sudah menjadi realita kehidupan. Namun jika pertanyaan anda adalah cara agar disukai banyak orang itu bagaimana? Maka jawabanya jadilah pribadi yang positif, jadilah pribadi yang baik dan jujur.

Tapi terkadang meski kita baik dan jujur, tetap saja ada orang yang tidak suka dengan kita. Maka pertanyaan yang tepat untuk ditanyakan adalah bagaimana menghadapi atau menyikapi mereka yang tidak suka dengan kita.

Pembaca yang budiman,! Konsep dasar hidup yang harus kita pahami adalah, tidak ada kesempurnaan. Jadi jika ada salah seorang yang menjelekan dan tidak suka dengan kita.

Maklumi saja, itu kan hanya persepsi mereka, bukan fakta dan kebenaran yang sesuai dengan diri kita yang sebenarnya. Orang lain boleh mengatakan kita salah, namun pada faktanya itu belum tentu benar.

Jadi kita harus terus berjalan, perkara dipertengahan jalan ada sebuah kesalahan dan rintangan, maka ambil pelajaran dan ilmunya, setidaknya itu bisa membuat kita menjadi lebih baik.

Selanjutnya coba kita renungkan, apa kira kira yang akan kita dapat, jika terus membalas ocehan mereka?, apa yang akan kita dapat jika terus melontarkan pembelaan yang hanya sebatas omongan saja, tanpa ada bukti dan tindakan pasti. Mereka akan merasa tertantang, mereka akan semakin tergugah untuk terus menjelekan kita.

Mereka akan terus mencari alasan untuk melakukan pembelaan terhadap argumen-argumen mereka. Disanalah kita akan terlihat bodoh, terlihat idiot, hanya bisa menjawab dengan ocehan saja. Namun pada kenyataanya kita tidak cukup bisa membuktikan diri kita jauh lebih baik dari pada mereka.

Pembaca yang budiman, sadarlah mereka bukanlah siapa siapa bagi diri kita. Jangan mendengarkan kata-kata mereka yang hanya ingin menjatuhkan. Dengarlah doa dan dukungan dari orang terdekat yang sayang dengan kita.

Orang tua, keluarga, sahabat dekat, merekalah orang-orang yang harus lebih kita dengarkan. Bukan malah hatters yang tidak ada dukunganya kepada kita.

Pernahkah anda mengendarai sebuah motor dengan kecepatan tinggi? Namun suatu Ketika ada orang di pinggir jalan yang meneriaki anda, tentu kecepatan anda pun akan berkurang.

Begitulah perumpamaan diri kita yang sedang berjuang dan bekerja keras mencapai mimpi kita, jika saja kita mendengar bisikan buruk dari orang yang membenci kita, maka laju serta focus kita akan berantakan, kita pun akan semakin lambat dalam menggapai mimpi-mimpi itu.

Pembaca yang budiman, Apa yang saya sampaikan ini hanyalah sebuah dorongan untuk mengubah mindset kita dalam berpikir. Karena semua hasil dan jawabanya akan Kembali kepada diri sendiri. Semua tergantung dari diri kita, bukan karena orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *