5 Cara Menghadapi Orang Keras Kepala dan Egois

Cara Menghadapi Orang Keras Kepala dan Egois

Pada postingan sebelumnya, saya telah membahas topik tentang “5 Cara Bijaksana Dalam Mengkritik Orang Lain” dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas topik tentang Bagaimana Cara Menghadapi Orang Keras Kepala dan Egois.

Keras kepala / Egois merupakan sikap seseorang yang ingin menang sendiri, tidak mempedulikan pendapat orang lain, hanya peduli dengan pendapat diri sendiri saja.

Banyak orang yang memiliki sikap egois ini, termasuk kita sendiri pun mungkin pernah merasa egois, bersikap tidak peduli dengan alasan yang orang lain berikan kepada kita.

Ada beberapa dasar mengapa orang bersikap egois, diantaranya :

# OPINI
Adanya sebuah opini atau pandangan sendiri yang ada dalam diri seseorang, bisa menjadikanya egois. Ketika ada sebuah persoalan ia selalu menyatakan pendapatnya dan memaksa orang lain untuk setuju dengan pendapatnya tersebut.

# RUMOR
Yang kedua ini adalah rumor, banyak sekali informasi-informasi yang belum tentu kebenaranya mempengaruhi seseorang. Sehingga bisa membuat ia bersikap egois. Misalkan dia merasa tersinggung atas rumor yang beredar dilingkunganya, kemudian itu bisa saja membuatnya menjadi egois dan menjudge sesuatu tanpa dasar yang pasti.

# FAKTA
Yang ketiga ini adalah fakta, yang mana seseorang dapat menjadi egois karena fakta yang ia temukan. Misalnya terdapat data yang dia temukan dari sumber yang pasti, itu bisa saja dijadikan alasan untuk  ia menjadi orang yang bersikap egois, bersikeras dengan argumen dan data yang dimiliki.

Lantas selanjutnya bagaimana cara kita menghadapi orang yang egois? Berikut adalah cara menghadapi orang keras kepala dan egois :

1. Berikan Pujian

Pertama-tama anda harus memberikan ia pujian apabila perbuatanya patut dipuji. Jangan langsung menyalahkan, karena orang yang keras kepala itu benci sekali  dengan yang namanya salah, dia tidak suka disalahkan.

Seberapa pun usaha anda menyadarkan dia dengan berusaha menyalahkanya maka itu hanya akan memperkeruh suasana saja, justru itu akan membuat dia menjadi semakin keras kepala.

Oleh karenanya hadapilah secara perlahan, terlebih dahulu berikan dia sebuah pujian dan sanjungan, maka dengan begitu ia akan menjadi senang dengan anda.

2. Hargai Pendapatnya

Agar bisa menaklukan orang yang egois, cobalah dengarkan ketika dia berbicara, hargailah pendapatnya. Jangan sekali-kali anda mencoba berpaling muka, itu akan membuat dia menjadi tidak suka dengan anda. Bahkan bisa saja akan membuat dia semakin menjadi orang yang keras kepala dan egois.

3. Memberikan Sedikit Humor

Pada saat berbicara dengan orang yang egois, berusaha memeberikan sedikit humor juga salah satu cara mencairkan suasanya, sekaligus membuat dia merasa nyaman dengan kita. Ketika dia sudah merasa nyaman, maka ngobrol pun akan nyambung.

4. Jangan Beritahu Bahwa Dia Salah

Terkadang yang namanya manusia pasti tidak luput dari kesalahan. Begitupun dengan orang yang egois, bisa saja pendapatnya salah. Nah maksud saya disini jangan memberitahu tentang kesalahanya, bukan berarti membiarkan, tetapi berusahalah memberitahu kesalahanya dengan secara tidak langsung, tanpa ia sadari. Biarkan dia sendiri yang berfikir tentang kesalahanya.

5. Sabar, Jangan Tergesa-Gesa

Mendengar omongan orang yang egois terkadang menyakitkan, mungkin ada beberapa kalimat yang bisa saja membuat kita menjadi sakit hati. Walau begitu, tetaplah berusaha untuk menahan diri, sabar, jangan tergesa gesa ingin membalas atau menyalahkan. Cobalah hadapi dengan cara yang halus, saya yakin anda pasti bisa menaklukan orang yang egois tersebut.

Itulah beberapa tips tentang Cara Menghadapi Orang Keras Kepala dan Egois Terimakasih sudah membaca, Semoga dapat memberikan manfaat.

1 KOMENTAR

  1. Sifat egois yang positif akan memberikan dampak keselamatan, kesuksesan, kasih sayang, kepedulian terhadap orang lain dan kepekaan dengan lingkungan. Sementara sifat egois yang negatif akan memberikan dampak musibah, bencana, permusuhan, pertengkaran, kriminalitas, dan pasti akan ditinggalkan oleh orang-orang terdekat serta lingkungan.

    Sebagai insan yang memiliki kebebasan, kita berhak untuk memilih. Apakah ingin dikendalikan oleh ego kita? Ataukah akan menjadi pengendali dari ego kita sendiri? Tentunya semua akan ada dampak tersendiri yang akan kita rasakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here