Cara Mengatur Bahasa Tubuh / Body Language dalam Public Speaking

 Bahasa tubuh/body language

Cara Mengatur Bahasa Tubuh / Body Language dalam Public Speaking - Hallo sahabat inspirasi, Gimana kabar anda hari ini? Semoga sehat selalu. Senang rasanya saya bisa berbagi lagi kepada anda. Kalau biasanya saya banyak berbagi tips di youtube melalui video-video yang saya buat,namun di kesempatan ini saya akan mencoba menyajikan tips melalui sebuah tulisan, semoga saja bisa menginspirasi.

Topik yang akan kita bahas kali ini adalah tentang tips public speaking, bagaimana cara berbicara dengan menggunakan bahasa tubuh/body language yang baik dan benar.

Bicara soal public speaking, tentu kita bicara soal soft skill atau keterampilan dalam berbicara di depan umum. Kita sadar bahwa tidak semua orang memiliki soft skill, terutama di bidang public speaking, bahkan banyak orang yang sampai mengikuti berbagai pelatihan hanya untuk bisa belajar public speaking.

Disini saya tidak akan menyuruh anda untuk mengikuti pelatihan seperti itu, melainkan saya hanya menyuruh anda untuk menyimak tulisan ini sampai selesai.
Kita akan belajar bersama-sama tentang bagaimana cara mengatur bahasa tubuh/body language yang baik dan benar dalam public speaking.

Body language atau bahasa tubuh adalah cara kita dalam menggambarkan sesuatu ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, baik secara individu maupun kelompok.

Mungkin kita sering melihat seorang MC, Presenter, Pemimpin, ketika berbicara di hadapan banyak orang mereka menggerakan tangan, mimik wajah, memasukan tangan kedalam saku dll. Itu semua merupakan contoh dari bahasa tubuh.

Bahasa tubuh sangat penting digunakan oleh seorang public speaker, mengapa? sebab bahasa tubuh bukan hanya sekedar digunakan untuk menggambarkan apa yang ingin disampaikan, melainkan juga sebagai pendukung agar public speaking terlihat menarik dan tidak membosankan.

Ada 6 tips disini tentang cara mengatur/mengolah body language dalam public speaking. Apa saja itu?

1. Memahami ekspresi wajah



Dalam public speaking wajah merupakan hal yang sangat penting. Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, yang pertamakali dilihat sudah pasti wajah kita.

Kalau saja kita salah dalam mengekspresikan wajah maka seketika dapat mengubah cara pandang orang lain terhadap diri kita. Oleh karenanya dalam berkomunikasi kita tentu harus mengatur ekspresi/mimik wajah dengan sebaik-baiknya sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

Misalkan kita menceritakan sesuatu yang lucu/fun maka  ekspresi wajah yang kita berikan adalah ekspresi bahagia dan senyuman. Sebaliknya ketika kita menceritakan suatu hal yang menyedihkan maka ekspresi yang kita tunjukan adalah ekspresi haru sesuai dengan suasana pembicaraan yang kita sampaikan.

2. Memahami penggunaan gerakan tangan



Menggunakan tangan dalam menggambarkan apa yang ingin disampaikan adalah sebuah keharusan dalam public speaking, sebab memiliki banyak manfaat. Misalkan saja seperti dapat membuat diri menjadi nyaman, dapat membuat diri menjadi percaya diri, dapat membuat lawan bicara mudah memahami apa yang disampaikan, serta juga dapat membuat audiens menjadi tidak bosan. Dalam penggunaan gerakan tangan sebenarnya tidak asal-asalan. Harus wajar dan singkron dengan apa yang disampaikan.

Silahkan anda bisa belajar melihat contoh gerakan tangan yang baik dan benar di youtube ataupun dengan melihat orang berpidato di sekitar anda. Coba tiru apabila menurut anda itu bagus.

3. Latihan di depan cermin




Kalau anda sudah mengerti tentang bahasa tubuh ; ekspresi wajah dan gerakan tangan, maka selanjutnya anda mencoba untuk mempraktikanya di depan cermin.

Cobalah latihan di depan cermin, lihat diri anda dan mulailah praktik. Dengan begitu anda bisa melihat diri anda sendiri sejauh mana kemampuan anda dalam belajar mengatur bahasa tubuh yang sudah anda pelajari sebelumnya.

4. Latihan dengan merekam diri sendiri dengan smartphone




Latihan dengan cara merekam diri sendiri ini juga tidak jauh beda dengan latihan di depan cermin, hanya saja yang membedakanya adalah kita dapat lebih jeli dalam melihat kekurangan dan kelebihan kita saat berbicara.

Kita bisa lebih fokus untuk mengevaluasi diri pada saat menonton rekaman yang sudah kita buat sebelumnya.

5. Melakukan pengulangan



Pengulangan merupakan senjatanya soft skill, saya mengatakan demikian karena sebenarnya tanpa kita sadari segala skill yang dimiliki banyak orang itu tercipta dari pengulangan-pengulangan yang dilakukan.

Masih ingat dengan ungkapan "bisa karena terbiasa"? Mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk menunjukan bahwa seseorang bisa memiliki skill apabila ia mau mengulang dan latihan secara terus menerus. Jadi buat anda yang saat ini masih belum bisa, jangan pernah pesimis tak ada yang tak mungkin kalau ada kemauan buat belajar.

6. Selalu mengevaluasi diri



Kalau yang kelima adalah melakukan pengulangan, maka yang ke enam adalah melakukan evaluasi. Kita mengulang tetapi tanpa melakukan evaluasi juga akan terasa lambat dalam berkembang. Jadi sebaiknya lakukan evaluasi dari setiap gerakan tubuh yang kita pelajari seblumnya.

Itulah ke enam cara dalam mengatur body language/bahasa tubuh dalam public speaking. Semoga bisa memberikan manfaat bagi sahabat inspirasi yang saat ini sedang belajar dalam mengembangkan potensi public speaking.

Simak juga tips "Cara Mengatur Bahasa Tubuh / Body Language dalam Public Speaking" dalam bentuk video!




Ingin Terhubung dengan Saya?

Instagram
https://www.instagram.com/supiawanroli/
Facebook
https://web.facebook.com/roli.supiawan.3
Fans Page
https://www.facebook.com/supiawanroli/
Twitter
https://twitter.com/Rolisupiawan

Postingan terkait:

18 Tanggapan untuk "Cara Mengatur Bahasa Tubuh / Body Language dalam Public Speaking"

  1. Penggunaan gerakan tangan, jadi malu saya jika mengingat sewaktu masih sekolah berpidato. Ada kesalahan gerakan tangan, niatnya menyebutkan angka tiga, eh jemarinya empat yang berdiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yang tertawa nggak, kang? Hahaha

      Hapus
  2. Memahami ekspresi wajah ini yg mungkin perlu saya pelajari. Soalnya saya sering kurang percaya diri ketika berbicara dengan orang lain, apalagi dengan orang yang baru saya kenal. Dan karena kurang percaya diri itu saya selalu salah mengekspresikan wajah saya ketika berbicara. Hehehe

    BalasHapus
  3. Kadang kalau ngerekam diri sendiri aja suka grogi, tapi jujur saja itu sangat membantu dalam public speaking... latihan2,nanti juga pasti terbiasa heheh

    BalasHapus
  4. Yang belum pernah dipraktekan adalah berkaca didepan cermin wkwkwkwkw kadang emang harus belajar publik speaking di cermin biar tau kekurangan kelebihan kita apa yaa.. tapi saya juga masih harus banyak belajar, masih seringnya malu2

    BalasHapus
  5. yang penting jangan kebanyakan diem dan terbata bata kalau berbicara gitu, biar aman LD

    BalasHapus
  6. mimik wajah sangat penting ketika berbicara di tempat banyak orang

    BalasHapus
  7. Kalau aku perhatikan seseorang MC yang tangannya terlihat sangat aktif bergerak, kok malah ngga bisa konsen dengan baik apa yang tengah dia bawakan materinya ... , malah kayak jadi lagi main akrobat 😁

    Menarik sih kalo gerakan tangan cukup yang ngga berlebihan.

    BalasHapus
  8. Jadi ingat mata kuliah manajemen sumber daya manusia, body language hehe, mantappp jiwa bro hehe

    BalasHapus
  9. body language memang sangat penting ya bang buat seorang pembicara yang sering tampil di depan publik

    BalasHapus
  10. Ilmu yang sedang saya pelajari, mau belajar ini untuk mengembangkan diri, sebuah pengembangan diri, menurut saya pada akhirnya ketika orang mau berkembang harus bisa public speaking

    BalasHapus
  11. Body language dan Mimik wajah harus balance.

    Nice info Mas Roli.. sukses trus :)

    BalasHapus
  12. aku paling gak bisa mainin tangan, suka ke mana gitu gak nyambung sama pkok bahasan presentasi
    akus save dulu bisa buat pembelaran nih
    nice article

    BalasHapus
  13. Ekspresi wajah! Ininih kalau lagi lihat orang bicara di depan umum, saya suka mnerka-nerka apa sinkron ya ucapan dan apa yang dipikirkan dia hahaha.

    Gestur tubuh bisa jadi gambaran se menguasai apa dia di panggung. Ini berpengaruh besar terhadap antusiasme penonton, menurut saya.

    BalasHapus
  14. Saya paling tidak bisa nih berbicara di depan umum. Yang ada tunduk melulu kepala saya bila harus tampil di depan banyak orang, heheheh.

    BalasHapus
  15. terima kasih banyak tipsnya ... semoga saya lebih bisa berbicara didepan umum :)

    BalasHapus
  16. Gini mungkin baik juga: apa adanya, selfconfident sama style sendiri, manatau malah ditiru wkkk..

    BalasHapus
  17. Body language merupakan yang paling suker untuk dirubah karena sudah namanya kebiasaan

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, semoga artikel ini dapat memberi manfaat bagi pembaca.